Sebaiknya Memang Kurangi Begadang


Sabtu, 8 Februari 2020

Ngobrol dengan bapak-bapak, topiknya tak lepas dari kesehatan. Soal gula darah, kolesterol, asam urat, hingga tips-tips terapi kesehatan.

Di dalam mobil, sepanjang perjalanan Blitar-Malang, topik kesehatan selalu muncul, di sela topik lainnya.

Sebagai anak muda, saya memang urung berkomentar. Maklum saja bapak-bapak bicara soal kesehatan, bukan?

Kadang yang muda seperti saya saja, juga gampang lelah dan gampang tak enak badan.

-00-

Hari itu, ada acara di lantai 9 GKB 4 UMM. Hampir semua naik lift, terutama bapak-bapak. Bayangkan lantai 9, betapa capeknya jika lewat tangga?

Namun selepas acara, saya turun lewat tangga. Sekaligus menguji seberapa kuat kaki saya, apakah hanya sekadar menuruni tangga dari lantai 9, kaki akan njarem?

Kan saya masih muda? Meskipun tubuh saya itu terbilang ringkih, kata orang-orang. Kurus, kurang gerak, dan kurang kerja berat.

Maklum, kerja berat apa yang saya lakukan? mentok tiap hari hanya duduk dan mengetik. Makan, ngopi, berkendara, atau baca buku.

Namun dari perbincangan dengan bapak-bapak itu, saya jadi terpikir untuk membiasakan olahraga. Ya, itu hikmahnya.

Masih muda, belum terlalu berasa. Coba kalau sudah masuk usia-usia tertentu?

Juga, kebiasaan begadang. Ya, ini sungguh parah. Apalagi sejak masih tinggal di Malang. Nyaris tiada malam-malam tanpa begadang. Tidur paling sore itu, jam 11 malam.

Padahal tidur itu penting, teramat sangat penting. Tidur adalah hak tubuh untuk istirahat.

Namun begadang juga asyik, menikmati suasana malam, yang kadang dingin. Apalagi sembari berbincang banyak hal, bisa lupa waktu. Tiba-tiba sudah lewat jam 00.00.

Begadang jadi kebiasaan buruk, ditambah begitu banyaknya artikel yang membahas dampak buruk begadang. Entahlah, kadang saking ngerinya saya sampai berhenti membaca.

Namun nyatanya tidak semua orang bisa tidur tepat waktu, misalnya jam 9 malam. Sebab ada yang baru terlelap di atas jam 00.00, sekalipun sudah rebahan di ranjang sejak jam 9 malam. Ini juga bisa disebut begadang.

Tidur adalah suatu kenikmatan tersendiri. Begadang pun juga. Namun sebaiknya kurangi begadang. Terlebih begadang di atas kasur. []

Pakisaji,
Ahmad Fahrizal Aziz

0 Komentar

Cari tulisan berdasar topik